Category Archives: Health

Keyboard dan Ponsel Jadi Benda Paling Kotor



Ilustrasi (Ist.)

Jakarta – Tanpa disadari, banyak benda di sekitar kita yang berpotensi menjadi sarang kuman dan tempat berpindahnya virus, bakteri dan penyakit. Di antara semua benda yang sering dipegang, ada 10 benda paling kotor yang cukup membahayakan kesehatan meski sebenarnya tampak bersih.

Seperti dikutip dari Health, Selasa (2/2/2010), berikut ini 10 benda paling kotor yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.

1. Uang

semua orang suka uang, tapi pastinya tidak akan ada yang suka dengan bakteri di dalamnya. Menurut Dr Darlington dari the Health Commissioner of New York, sekitar 135.000 bakteri ada pada uang, terutama uang kertas.

2. Tombol lampu
Biasanya orang terakhir atau pertama masuk di ruangan adalah yang paling sering bersentuhan dengan tombol lampu. Bakteri sangat senang hidup di area yang banyak disentuh oleh banyak orang itu. Menurut ahli sanitasi, dalam setiap inci tombol lampu ada sekitar 217 bakteri yang bisa berpindah dari tangank e tangan.

3. Keyboard komputer
Sebuah studi di Inggris pernah menyebutkan bahwa bakteri yang ada di keyboard komputer lebih banyak daripada bakteri yang ada di toilet. Untuk itu sebaiknya bersihkan keyboard secara rutin dengan alat khusus pembersih keyboard atau bisa juga dengan menggunakan lap basah.

4. Ponsel
Ponsel adalah barang yang tidak bisa lepas dari kehidupan sehari-hari. Akibat tidak lepas itu, maka ponsel dijadikan tempat favorit bagi ribuan bakteri untuk menetap. Bakteri suka menempel pada ponsel karena temperaturnya yang hangat dan cocok untuk pertumbuhannya. Untuk menghindarinya, saat ini sudah ada pelapis anti mikroba untuk ponsel yang bisa melindungi ponsel dari bakteri dan mengurangi risiko bakteri menempel di wajah dan tangan Anda.

5. Tempat duduk toilet
Meski terlihat bersih dan licin, tapi permukaan tempat duduk toilet yang terbuat dari porselin sangat berpotensi sebagai tempat berpindahnya virus, bakteri dan penyakit-penyakit tertentu. Data statistik menunjukkan, terdapat 295 bakteri dalam setiap inci permukaan tempat duduk toiletnya.

6. Kereta belanja

Berbelanja menggunakan kerete belanja memang lebih mudah dan mengasyikkan, tapi menurut peneliti dari University of Arizona, kereta belanja mengandung bakteri, air liur, dan bahan-bahan menjijikkan lainnya yang lebih banyak daripada eskalator, telepon umum bahkan kamar mandi umum.

7. Remote control

Seberapa sering Anda menumpahkan makanan pada remote control dan tidak membersihkannya? Lewat remote control, bakteri MRSA, SARS dan bakteri lainnya bisa masuk ke dalam tubuh. Jangan biarkan remote control menjadi ancaman saat Anda sedang asyik menonton TV.

8. Bak mandi

Bak mandi adalah bagian dalam rumah yang sering terlupakan. Ketika ada seseorang dalam keluarga yang terkena penyakit infeksi staphylococcus, infeksi saluran kemih, pneumonia, septicemia atau penyakit kulit, baru disadari bahwa bak mandi adalah sarangnya bakteri.

Percaya atau tidak, bakteri yang tergenang di dalam bak mandi lebih berbahaya daripada bakteri yang ada di dalam lubang toilet. Membersihkan bak mandi seminggu sekali bisa mengurangi risko penyakit yang tidak diinginkan.

9. Wastafel dapur

Dapur adalah tempat paling kotor diantara semua bagian rumah lainnya, apalagi bagian wastafelnya. Ada sekitar 500.000 bakteri yang terdapat pada setiap inci wastafel. Untuk mengatasinya, cobalah membersihkan wastafel dengan setengah cangkir baking soda dan setengah cangkir cuka. Setelah itu, jangan lupa siram dengan air untuk mendapatkan wastafel yang bersih dan higienis.

10. Spons untuk mencuci
Alat untuk mencuci piring ini adalah barang yang sangat nyaman dijadikan tempat berkembangnya bekteri karena memiliki kelembaban yang tinggi dan pori-pori yang kecil. Salah satu cara ampuh untuk menghilangkan bakteri dari barang ini adalah dengan memanaskannya dalam microwave selama 60 detik.

Penemuan ini tentu saja bukan untuk menakut-nakuti orang tapi sekedar mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan termasuk benda-benda kecil yang kerap kita anggap remeh.

http://www.detikinet.com/read/2010/02/02/144842/1291182/398/keyboard-dan-ponsel-jadi-benda-paling-kotor

Advertisements

Perilaku Buruk Orang Dewasa Diduga Kurang ASI Saat Bayi

img
(Foto: dailymail)

Jakarta, Pernahkah melihat perilaku orang dewasa yang sangat buruk seperti gampang marah, egois suka kekerasan? Coba tanyakan kehidupannya saat bayi, apakah diberi ASI atau tidak? Karena perilaku buruk orang dewasa ternyata juga terkait dengan pemberian ASI atau tidak ketika kecil.

Peneliti dari Menzies School of Health Research di Darwin, Profesor Sven Silburn menuturkan terdapat bukti yang menunjukkan hubungan antara menyusui dengan kesehatan mental seseorang.

Jika saat bayi diberi ASI, maka tubuh orang saat bayi akan mendapat serotonin yaitu zat antistres yang banyak dibentuk dalam 2 tahun pertama kehidupan si bayi.

Zat antistres ini akan masuk ke dalam tubuhnya yang membuat anak menjadi tidak mudah marah, menghindari stres dan depresi serta mengurangi kemungkinan terkena gangguan mental saat dewasa nanti.

Sebaliknya sikap orang dewasa yang mudah marah, gampang stres, gampang depresi serta gampang terkena gangguan mental bisa jadi salah satu faktornya kurangnya asupan serotonin saat bayi alias tidak mendapatkan ASI.

Orang yang mendapatkan ASI saat masih bayi juga cenderung akan memiliki perilaku yang lebih baik, terhindar dari sifat kekerasan, kelalaian, meningkatkan kecerdasan serta menghindari sifat egois. Ini dikarenakan saat disusui anak mendapat perhatian yang cukup dari orangtuanya, sehingga anak tak perlu mencari-cari perhatian dengan melakukan perilaku yang buruk.

Karena efek negatif jika tidak diberikan ASI terbawa hingga dewasa, peneliti menyarankan agar ibu menyusui anaknya secara eksklusif sebab anak yang mendapatkan ASI akan memiliki perilaku yang lebih baik.

Sedangkan pada susu formula cenderung mengandung zat mangan (Mn) yang tinggi, zat ini bisa membuat anak menjadi cepat stres dan marah. Jika hal ini terus berlanjut, maka ada kemungkinan saat dewasa anak memiliki perilaku yang buruk.

Sebuah penelitian yang dilaporkan dalam pertemuan tahunan American Public Health Association menemukan bahwa orangtua yang memberikan ASI saat masih bayi cenderung jarang melaporkan adanya masalah perilaku pada anaknya.

“Ini merupakan temuan awal, tapi hal ini sudah menunjukkan jika orangtua tidak menyusui anaknya akan berpengaruh pada perilaku selama masa anak-anak ataupun jika sudah dewasa,” ujar Dr Katherine Hobbs Knutson, seperti dikutip dari HealthDay, Selasa (2/2/2010).

Berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan orang yang mengonsumsi ASI saat masih bayi memiliki kemungkinan gangguan perilaku 37 persen lebih rendah dibandingkan dengan orang yang tidak mendapatkan ASI.

ASI sebaiknya menjadi satu-satunya pilihan bagi bayi baru lahir hingga berusia 6 bulan, tapi akan lebih baik lagi jika ASI tetap diberikan hingga bayi berusia 2 tahun.

Sehingga membuat ikatan emosional antara ibu dan anaknya menjadi lebih kuat, hal ini juga yang membuat perilaku anak yang diberik ASI lebih baik daripada anak yang tidak mendapatkan ASI sama sekali.

http://health.detik.com/read/2010/02/02/154735/1291277/764/perilaku-buruk-orang-dewasa-diduga-kurang-asi-saat-bayi

Membedakan Orgasme Asli dan Palsu

img
Ilustrasi (Foto: api.ning.com)

Jakarta, Orgasme wanita selalu jadi bahan penelitian yang tak ada habisnya. Sifat wanita yang tidak seekspresif lelaki kadang membuatnya terjebak tak bisa menikmati seks. Tapi ada beberapa wanita yang pura-pura orgasme untuk menyenangkan pasangannya.

Jalan yang harus ditempuh wanita untuk mencapai puncak itu umumnya lebih lama dibanding pria, sehingga tidak jarang mereka menghentikan hasratnya di tengah jalan dan mengaku sudah orgasme demi pasangannya. Diduga hampir 2/3 wanita sering mengaku pura-pura orgasme. Padahal pura-pura orgasme memberikan efek negatif ke kesehatan psikisnya.

Bagaimana membedakan orgasme asli dan palsu dari wanita?

“Orgasme itu tidak bisa dibuat-buat, bodoh jika ada wanita yang pura-pura orgasme,” ujar seksolog Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, SpAnd, FAACS ketika dihubungi detikHealth, Senin (25/1/2010).

Begitu pula pria, menurut Prof Wimpie, seharusnya bisa merasakan mana yang orgasme palsu dan asli. Kunci utama untuk mengetahui orgasme yang benar-benar terjadi adalah adanya kontraksi (denyutan yang mengeras) di vagina dan otot-otot ritmik.

“Kontraksi ini tidak bisa dibuat-buat, geraknya spontan dan sangat bisa dirasakan pria,” jelas dokter yang mendapatkan gelar seksolog dari University of Washington, Amerika Serikat tersebut.

Bisa saja kata Prof Wimpie, si wanita melakukan gerakan-gerakan agar terlihat seperti orgasme tapi itu bukan gerakan akibat kontraksi. Berpura-pura menjerit juga bisa saja dilakukan wanita agar terlihat seperti orgasme.

Penulis seksologi Secrets For Creating Maximum Sexual Experience, Lina Tiwa seperti dilansir dari articlebase menuturkan ada beberapa faktor yang membedakan antara orgasme nyata dan orgasme palsu.

“Anda harus curiga jika setelah melakukan seks, ia (wanita) memiliki energi dan langsung memakai pakaiannya. Orgasme nyata sangat melelahkan seperti halnya laki-laki. Seharusnya dia berbaring, terengah-engah atau hanya lelah selama beberapa menit,” ujar Tiwa.

Ketika seorang wanita merasakan sensasi yang sangat luar biasa pada saat orgasme, ia akan melengkungkan badannya, suaranya mengerang dan mengeluarkan desahan yang sangat menggoda.

Menurut Tiwa, ciri-ciri umum wanita mengalami orgasme yang nyata adalah putingnya akan mengeras (95% puting perempuan mengeras saat orgasme). Dada, wajah dan payudara akan memerah. Terasa kontraksi di vaginanya, paha akan bergetar, tubuhnya akan memanjang tak terkendali dan akan mengeras tanpa sadar selama orgasme.

Prof Wimpie mengatakan jika wanita tidak mencapai orgasme maka kesalahannya tidak hanya di pihak wanita. “Bisa jadi karena suaminya sulit ereksi,” katanya.

Masalah orgasme wanita menurut Prof Wimpie sangat mudah diselesaikan dengan melakukan komunikasi yang baik dengan pasangannya. “Hampir semua pasien saya yang mengalami masalah seperti ini akhirnya bisa terselesaikan, kecuali masalahnya ada di pria,” katanya.

Wanita yang tidak mencapai orgasme menurutnya ada yang berpengaruh negatif ke psikisnya seperti menjadi sering marah, pemurung atau susah tidur.

http://health.detik.com/read/2010/01/25/174050/1285808/766/membedakan-orgasme-asli-dan-palsu

Penyebab Anak Pendek

img
(Foto: abcnews)

Jakarta, Tinggi badan yang normal tidak bisa disamaratakan untuk seluruh anak-anak. Anak yang tubuhnya lebih pendek belum tentu memiliki masalah kesehatan. Apa penyebab anak bertubuh pendek?

Jika orangtua terlalu khawatir mengenai pertumbuhan tinggi badan anaknya yang secara signifikan berbeda dengan teman-temannya, maka tak ada salahnya untuk mencari tahu penyebab terhambatnya pertumbuhan si kecil.

Seperti dikutip Babycenter, Senin (25/1/2010), ada beberapa masalah kesehatan yang bisa mempengaruhi tingkat pertumbuhan dan perawakan. Masalah kesehatan itu seperti tiroid, kekurangan hormon pertumbuhan, penyakit kronis seperti sindrom Turner (disebabkan oleh kromosom yang hilang pada anak perempuan) atau penyakit Cushing (disebabkan karena memiliki hormon kortisol yang terlalu banyak).

Perawakan yang lebih pendek juga paling sering disebabkan oleh masalah genetik. Sebaiknya dicari tahu riwayat keseluruhan dari keluarga seperti orangtua, saudara kandung, kakek-nenek, paman atau bibi. Apabila salah satunya ada yang memiliki perawakan pendek ada kemungkinan hal tersebut diwariskan ke si kecil.

Orangtua sebaiknya memiliki catatan riwayat tinggi dan berat badan si kecil, sehingga dokter bisa mempelajari tingkat pertumbuhan dan menentukan apakah ada yang tidak normal atau tidak.

Jika ditemukan sesuatu yang mengkhawatirkan, maka dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, pemeriksaan X-ray atau tes darah di laboratorium untuk mengetahui ada tidaknya masalah pada kelenjar hormonnya atau kromosomnya. Jika ditemukan adanya masalah hormon, maka dokter akan mengukur kemampuan dari kelenjar pituitari yang berfungsi mengeluarkan hormon pertumbuhan manusia (hGH).

Pada awalnya dokter akan memberikan suntikan obat yang dapat merangsang sistem endokrin untuk memproduksi hGH, setelah beberapa jam dokter akan mengambil sampel darah untuk menentukan apakah anak memproduksi hormon pertumbuhan secara normal atau tidak.

Jika anak memiliki masalah pada hormon pertumbuhan, maka dokter ada kemungkinan untuk memberikan hormon pertumbuhan sintetis agar merangsang produksi dari hGH. Tapi sebelum diberikan perawatan, sebaiknya dokter sudah mengetahui dengan pasti apa penyebab tubuh si kecil lebih pendek dari teman-temannya.

http://health.detik.com/read/2010/01/25/163025/1285736/764/penyebab-anak-pendek

Hati-hati membersihkan kotoran telinga

Kebiasaan mengorek-ngorek telinga lazim kita jumpai, baik dengan menggunakan batang korek api, tisu, lidi kapas khusus, cotton bud atau bahkan benda-benda kecil yang terbuat dari logam.

Apapun ceritanya, mengorek kuping itu dianggap kegiatan yang sangat mengasyikkan. Namun perlu diiingat bahwa mengorek kuping dengan cara yang tidak benar akan sangat berbahaya dan bisa berakibat fatal, apapun jenis bahan yang digunakan.

Parahnya lagi, masih banyak di antara kita yang memiliki kebiasaan mengorek-ngorek liang telinga dengan jari berkuku tajam. Tanpa disadari, akibat gesekan kuku jari tersebut dengan dinding saluran telinga luar akan menjadi peradangan yang tidak bisa dianggap sepele. Jika cukup berat maka akan menimbulkan semacam bisul atau jenis penyakit lainnya.

Pada dasarnya, bentuk telinga dirancang untuk mengantisipasi masuknya kotoran. Liang telinga yang bersudut membuat kotoran, seperti debu atau serangga, sulit menembus bagian yang lebih dalam. Di mana tugas menghalau kotoran, bisa berupa minyak maupun kotoran kering, juga dilakukan oleh kelenjar rambut yang terdapat di bagian depan setelah liang telinga. Di sini juga diproduksi getah telinga yang bernama serumen yang lebih kita kenal sebagai tai telinga atau getah. Tai telinga inilah yang akan menangkap kotoran dan dengan sendirinya membersihkannya.

Lantas, perlukah serumen dibersihkan dan bagaimana cara membersihkan kotoran kuping dengan benar dan aman? Membersihkan serumen secara terus-menerus apalagi sampai dihilangkan seluruhnya justru akan merugikan. Pada prinsipnya, telinga akan membersihkan dirinya sendiri. Biasanya serumen akan terbentuk sedikit demi sedikit, kemudian akan keluar sendiri pada waktu mengunyah dengan membawa serta berbagai kontaminan yang terperangkap bersamanya. Setelah sampai di luar lubang telinga, serumen akan hilang menguap oleh panas. Namun, kondisinya mungkin berbeda pada setiap orang, bergantung pada banyaknya produksi serumen.

Dokter berpendapat, dalam keadaan serumen yang sangat berlebihan sekalipun penggunaan lidi kapas atau cotton bud atau yang sejenisnya tidak dapat dibenarkan. Kalaupun menggunakannya, itu hanya terbatas untuk membersihkan bagian luar lubang telinga, bukan untuk mengoreknya. Namun akan lebih baik bila melakukan kunjungan rutin ke klinik THT untuk membersihkan telinga, dari pada membersihkannya sendiri.

Dia mengatakan, banyak orang sering salah kaprah menyangka tai kuping sebagai kotoran. Padahal fungsinya sangat penting untuk membersihkan kotoran yang masuk. Karena secara alamiah, kotoran yang masuk akan kering dan keluar sendiri. Dengan begitu Tai kuping tidak perlu dibuang, kecuali jika menggumpal dan menyumbat liang telinga sehingga menghalangi masuknya gelombang suara ke telinga dalam. Apalagi dalam kadar normal, tahi telinga hanya menutupi permukaan dinding telinga. Jika dibersihkan, getah akan diproduksi lagi, begitu seterusnya. Maka sebaiknya telinga tidak perlu dibersihkan dengan cara dikorek, apalagi sampai ke telinga dalam. Cukup bersihkan bagian luar saja, yaitu daun dan muara liang telinga.

Dengan mengorek telinga, kita justru mendorong serumen ke celah sempit pada bagian dalam telinga, tempat di mana seharusnya serumen tidak terbentuk. Akibatnya serumen akan terjebak dan terakumulasi hingga akhirnya menyebabkan sumbatan pada lubang telinga. Sumbatan tersebut akan menghalangi hantaran gelombang suara ke gendang telinga, sehingga pendengaran akan terasa berkurang. Selain itu, gejala akibat sumbatan serumen dapat pula berupa rasa nyeri pada telinga.

Mengorek telinga juga bisa mengakibatkan perbenturan, sebab telinga bentuknya bersudut. Perbenturan ini akan mengakibatkan pembengkakan atau perdarahan. Di mana, pengorekan yang terlalu keras atau dalam bisa mengakibatkan trauma, ditambah dinding telinga akan mudah berdarah. Masih ada lagi, mengorek telinga juga bisa membuat kolaps bahkan kematian.

Untuk mengeluarkan kotoran telinga, Dokter menganjurkan untuk tidak menggunakan cotton bud atau korek kuping untuk membersihkan telinga. Soalnya kita tidak tahu daerah mana saja yang boleh dibersihkan. Bila dilakukan dengan cara sembrono, bisa jadi gendang telinga akan terluka dan mengakibatkan ketulian atau rusaknya pendengaran secara permanen.

“Untuk mengeluarkan kotoran telinga, dokter biasanya mengunakan pengait atau sendok serumen atau cerumen spoon yang terbuat dari logam. Bila kotoran telinga lunak, akan diisap dengan pompa vakum atau dengan menyemprotkan air hangat ke dalam liang telinga. Bila tidak berhasil karena kotoran keras, dokter akan meminta pasien meneteskan obat tetes selama beberapa hari untuk memudahkan pengambilan kotoran tersebut. Tapi biasanya dokter akan meneteskan sekitar tiga puluh persen H202 dan membiarkannya selama lima belas menit atau setengah jam. setelah itu barulah kotoran disedot pakai saction atau alat sedot,” ujarnya.

Kalau tindakan membersihkan liang telinga yang tidak benar terjadi, maka akan mengakibatkan penyumbatan. Bahkan dapat mengakibatkan bagian tengah liang telinga menyempit dan luka sehingga timbul rasa nyeri dan infeksi. Hal ini dapat terjadi, sekalipun hanya karena gesekan cotton bud, luka pada kulit liang telinga yang terjadi pada saat kotoran tersebut bergerak. Dan hal terburuknya bila benda yang digunakan masuk terlalu dalam dan tertinggal, sehingga menembus atau merobek gendang telinga yang berfungsi menerima getaran gelombang suara.

Karena itu, lanjutnya memberi saran, membersihkan telinga tidak perlu dilakukan. Bila kotoran terasa penuh dan banyak, sebaiknya minta bantuan dokter spesialis dan usahakan tidak membersihkan sendiri. Pasalnya, selain kita tidak tahu seberapa dalam mengorek liang telinga, mungkin kotoran justru akan semakin terdorong ke dalam.

“Kalaupun telinga terasa gatal, sebaiknya dibiarkan saja. Karena gatal pada telinga tidak berarti telinga kita kotor. Bila telinga terasa gatal adalah hal yang wajar. Kalau kotoran sudah terlanjur atau telah mengeras di dekat gendang telinga, segera periksa ke dokter ahli THT. Biasanya dokter akan memberikan obat tetes telinga atau karbol gliserin 10 persen untuk memecahkan kotoran tersebut. Setelah itu kotoran yang sudah pecah disemprot atau dikorek keluar. Sementara infeksi yang barangkali timbul lantaran iritasi kotoran itu diatasi dengan memberikan obat antibiotika,” terangnya.

http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3037677

Fakta Mengejutkan Tentang Tubuh Manusia

img

(Foto; sheknows)

Jakarta, Mungkin banyak orang yang tidak mengetahui banyak rahasia yang terdapat di dalam tubuhnya. Fakta-fakta ini mungkin tidak pernah terpikirkan sebelumnya, tapi seseorang akan terkejut bila mengetahuinya.

Tubuh manusia mulai dari kepala, leher, batang badan, 2 lengan dan 2 kaki merupakan keseluruhan struktur fisik dari organisme manusia. Ukuran tubuh manusia biasanya dipengaruhi oleh gen, dan saat dewasa tubuh terdiri dari 100 miliar sel yang dirancang untuk menunjang fungsi masing-masing organ seperti kardiovaskular, pencernaan, kekebalan tubuh, pernapasan, ekskresi, perkemihan, muskuloskeletal, saraf, endokrin dan reproduksi.

Karena itu ada fakta-fakta tersembunyi yang tidak diketahui banyak orang mengenai tubuh seorang manusia, seperti dikutip dari Howstuffworks, Rabu (30/12/2009):

1. Manusia melepaskan sekitar 600.000 partikel (sel) kulit setiap jamnya. Dalam setahun ada sekitar 1,5 pon (0,75 kg) sehingga rata-rata orang akan kehilangan sekitar 105 pon (47,25 kg) sel kulit pada saat berusia 70 tahun.

2. Jumlah tulang. Orang dewasa memiliki tulang yang lebih sedikit dibandingkan bayi. Saat seseorang baru memulai kehidupan, terdapat 305 tulang. Tapi seiring terjadinya pertumbuhan, maka saat dewasa orang hanya memiliki 206 tulang saja.

3. Sidik (garis-garis) di lidah. Jika ingin menyembunyikan identitas, maka sebaiknya tidak menjulurkan lidah. Karena serupa dengan sidik jari, setiap orang memiliki sidik lidah unik yang berbeda-beda.

4. Lapisan kulit perut baru. Tanpa disadari setiap manusia memiliki lapisan kulit perut baru setiap 3-4 hari. Ini karena asam yang kuat di lambung tidak hanya berguna untuk mencerna makanan, tapi juga untuk mengikis lapisan perut.

5. Kecepatan bersin. Udara yang dikeluarkan dari orang yang bersin bisa memiliki kecepatan hingga 100 mil/jam (160,9 km/jam) atau lebih. Karena itu tidak ada salahnya untuk menutup hidung saat bersin atau ada orang di dekat Anda yang bersin.

6. Panjangnya pembuluh darah. Darah memiliki jalur kerja yang panjang, karena ada sekitar 60.000 mil (96.540 km) pembuluh darah dalam tubuh manusia. Dan jantung bekerja keras untuk memompa sekitar 2.000 galon darah setiap harinya ke semua pembuluh darah.

7. Jumlah air liur. Mungkin tidak pernah terbayangkan untuk berenang di dalam air liur sendiri. Tapi hal ini mungkin saja, karena dalam seumur hidupnya seseorang menghasilkan air liur rata-rata 25.000 liter.

8. Kekuatan mendengkur. Seseorang pasti akan terganggu jika tidur di sebelah orang yang mendengkur. Hal ini bisa dimaklumi, karena suara dengkuran bisa mencapai 60 desibel yang setara dengan suara normal orang berbicara. Bahkan ada yang mencapai 80 desibel yaitu setara dengan suara mesin bor.

9. Warna dan jumlah rambut. Warna rambut akan membantu menentukan seberapa banyak jumlah helai rambut. Warna rambut pirang memiliki 146.000 folikel (kantong kelenjar pada rambut), rambut hitam memiliki 110.000 folikel sedangkan rambut coklat memiliki 100.000 folikel. Setiap folikel menghasilkan 20 helai rambut.

10. Berat kepala. Tidak heran jika seorang bayi sulit sekali mengangkat kepalanya, karena berat kepala saat baru lahir adalah seperempat dari total berat badan. Sedangkan saat dewasa, berat kepalanya hanya seperdelapan dari berat badan seseorang.

http://health.detik.com/read/2009/12/30/173248/1268780/766/fakta-mengejutkan-tentang-tubuh-manusia

Cacing Pita yang Memakan Otak Manusia

img
(Foto : Macroevolution)

North Caroline, Hilang keseimbangan, pusing-pusing, sulit menelan dan tubuh mati rasa sering didiagnosa sebagai gejala tumor otak. Tapi bisa jadi itu bukan tumor otak melainkan gejala cysticercosis. Penyebabnya adalah cacing pita yang menggerogoti dan memakan otak manusia.

Gejala awal yang dikeluhkan pasien itu memang mirip dengan gejala tumor otak atau penyakit stroke. Bahkan ketika dilakukan scan MRI, pertumbuhan tidak normal di otak terlihat seperti pertumbuhan tumor.

Namun ketika Dr Peter Nakaji, ahli bedah dari the Barrow Neurological Institute mengoperasi seorang pasiennya dengan kelainan tersebut, ia kaget karena menemukan sesuatu yang aneh pada otak pasiennya.

“Sebagai dokter bedah saya banyak menemukan hal-hal buruk dan aneh, termasuk ketika saya menemukan cacing parasit hidup yang sedang menggerogoti otak pasien. Cacing itu bisa menyebabkan kemunduran otak dengan sangat cepat,” ujar Nakaji seperti dikutip dari Livescience, Senin (21/12/2009).

Cacing parasit yang masuk ke dalam otak itu adalah cacing Taenia solium yang hidup pada jaringan hewan babi. “Seseorang yang terinfeksi cacing pita ini bukan berarti jorok, tapi mungkin saja berasal dari makanan yang mengandung parasit cacing tersebut,” kata Nakaji.

Kasus cacing parasit pada otak manusia ini semakin meningkat di Amerika. Lebih dari 20 persen ahli saraf di California pernah mendapatkan kasus ini. Cacing parasit yang dikenal dengan cysticercosis ini berasal dari usus babi dan bisa masuk dalam tubuh manusia serta berkembang di organ usus atau otak.

Jika seseorang makan larva cacing yang terdapat dalam daging, maka larva itu akan berujung di usus dan berkembang seperti alien. Seekor cacing bisa menghasilkan 50.000 telur setiap harinya. Tapi jika daging itu tercemar oleh telur dari kotoran babi dan dimasak deengan panas yang tidak sempurna, maka itulah yang memicu tumbuhnya cacing di otak.

“Berbeda dengan larva, telur cacing lebih mungkin untuk melewati aliran darah. Dari sana, telur bisa menjalar ke seluruh bagian tubuh, termasuk otot, permukaan bawah kulit dan otak,” Raymond Kuhn, Professor biologi dan ahli parasit dari Wake Forest University, Winston-Salem, North Caroline.

Menurut Kuhn, cysticercosis adalah masalah besar di beberapa negara Amerika Latin dan Meksiko karena kebiasaan orang di sana yang mengonsumsi daging babi setengah matang. Penyakit ini bisa menular jika orang yang terinfeksi punya kebiasaan buruk seperti jarang mencuci tangan.

“Telur-telur cacing Taenia solium itu bisa bertahan hidup di formaldehid, bahan yang keras dan berbahaya sekalipun. Bayangkan jika ia hidup di jaringan yang tidak berbahaya seperti organ tubuh manusia. Jika dibiarkan terus, ia bisa menghabisi organ-organ penting dalam tubuh manusia,” ujar Kuhn.

Untuk beberapa kasus, operasi pengangkatan cacing dalam tubuh tidak diperlukan karena cukup dengan obat, cacing tersebut bisa mati. Namun jika cacing tersebut sudah memasuki daerah percabangan pada otak, maka tidak ada lagi langkah yang bisa menyelamatkan pasien selain operasi pengangkatan cacing karena jika dibiarkan risiko kematian pun bisa menghampiri.

http://health.detik.com/read/2009/12/21/180045/1263866/766/cacing-pita-yang-memakan-otak-manusia

9 Posisi Sakit dan 1 Posisi Wuenak Memakai Netbook



10 Posisi Pengguna Netbook (scad)

Jakarta – Sebuah penelitian dilakukan terhadap penggunaan netbook. Hasilnya, ada 9 posisi penggunaan netbook yang menyakitkan dan 1 posisi yang paling nikmat. Apa saja?

Seorang profesor di Savannah College of Art & Design (SCAD), Dave Malouf, membeberkan hasil serangkaian riset yang disponsori oleh Freescale Semiconductor.

Sang sponsor adalah produsen prosesor berbasis ARM yang salah satunya bersaing dengan Intel Atom. Oleh karena itu, dalam beberapa studi yang disponsori Freescale, para mahasiswa menelaah desain dan penggunaan netbook.

Salah satu hasilnya, seperti dikutip detikINET dari Core77, Jumat (18/12/2009), adalah posisi penggunaan Netbook yang paling nyaman.

Namun selain posisi paling nyaman alias posisi wuenak itu, ada juga 9 posisi yang menimbulkan kesakitan. Berikut adalah 10 posisi penggunaan Netbook yang diteliti:

Posisi Sakit:

  1. Netbook digunakan di atas ranjang. Posisi pengguna duduk dengan disangga oleh bantal. Netbook berada di atas perut/pinggul, kedua kaki saling menyilang. Posisi ini akan membuat sakit pada pergelangan tangan dan mata.
  2. Masih di ranjang, kali ini Netbook digunakan di atas perut sambil terlentang dan kepala disangga bantal. Hasilnya, leher belakang dan pergelangan tangan akan jadi korban.
  3. Sambil tengkurap di atas ranjang atau permukaan empuk lainnya. Netbook di letakkan di atas ranjang dan disentuh dengan tangan yang bertumpu pada siku. Ini akan ‘mengorbankan’ pergelangan tangan dan bahu.
  4. Posisi yang juga tak nyaman adalah menggunakan Netbook di atas pangkuan dalam posisi bersila. Leher belakang dan pergelangan tangan juga akan pegal di posisi ini.
  5. Berikutnya adalah posisi ‘duduk di bar’. Pengguna duduk di atas kursi dengan Netbook di atas meja yang sedikit lebih tinggi dari posisi paha. Akibatnya, pergelangan tangan dan bahu akan sakit.
  6. Variasi dari ‘bersila di atas matras’, adalah dengan meletakkan Netbook di hadapan pengguna, bukan di atas pangkuan. Akses tangan memang jadi lebih leluasa, tapi punggung bawah dan pergelangan akan terkena dampaknya.
  7. Menggunakan Netbook sambil duduk juga berisiko menimbulkan rasa sakit jika Netbook diletakkan di atas pangkuan. Bagian leher pengguna yang akan merasakan ‘pahit’-nya posisi ini.
  8. Standing position juga bisa dilakukan terhadap Netbook. Misalnya dengan meletakkannya di atas meja atau permukaan lainnya. Tapi ini akan menyerang leher, mata dan pergelangan tangan sekaligus.
  9. Posisi darurat dengan memegang Netbook di satu tangan dan menggunakannya sambil berdiri juga akan menghasilkan rasa sakit. Terutama, pada pergelangan tangan yang menyangga Netbook dan bahu.

Posisi Wuenak:

  1. Nah, dalam studi tersebut, terungkap bahwa posisi paling enak menggunakan Netbook adalah di atas ranjang. Caranya: Baringkan tubuh di atas ranjang, sangga bagian belakang kepala dan bahu dengan bantal. Letakkan Netbook di atas pangkuan dengan posisi kaki ditekuk untuk menaikkan layar agar sejajar dengan mata.

http://www.detikinet.com/read/2009/12/18/152239/1262444/317/9-posisi-sakit-dan-1-posisi-wuenak-memakai-netbook

‘Kesehatan Pekerja TI Paling Buruk’



Ilustrasi (itproportal)

London – Para pekerja yang berkecimpung di bidang Teknologi Informasi (TI) dianggap paling tidak sehat. Setidaknya, itulah hasil studi yang dilakukan di Inggris oleh website kesehatan Fat Free Fitness.

Apa penyebabnya? Ternyata, pekerja TI kurang menganut gaya hidup sehat karena terlalu lama diam di suatu tempat. Para desainer website, developer software atau tech support misalnya, jarang berolahraga dan punya kebiasaan makan yang buruk.

Kurang dari 20 persen pekerja TI, mampu menjalani olahraga rutin. Dan hanya 14 persen mengklaim makan menu sehat sesuai standar gizi. Terlebih lagi, mereka juga pengkonsumsi kopi tertinggi di Inggris, dengan rata-rata pekerja menghabiskan 10 gelas per hari.

Duduk di posisi runner up pekerja paling tidak sehat adalah para resepsionis. Berikutnya berturut-turut pekerja di bidang sales, operator tiket dan kemudian mereka yang bekerja di bidang marketing.

Dikutip detikINET dari Pocketlink, Kamis (19/11/2009), studi ini melibatkan 1734 pekerja di Inggris. Secara umum, 63 persen di antara mereka gagal mengikuti pola hidup sehat yang direkomendasikan.

“Ada korelasi yang jelas antara duduk di kursi Anda sepanjang waktu dengan seberapa aktif diri Anda,” tukas Rich Leigh, pakar diet setempat. ( fyk / faw )

http://www.detikinet.com/read/2009/11/19/160234/1245005/398/kesehatan-pekerja-ti-paling-buruk

10 Takdir keturunan Yang sulit dicegah

1. Alkoholisme
Anak-anak penderita alkoholik tidak ditargetkan menjadi pecandu alkohol juga. Tapi studi terbaru mengungkap bahwa sekitar 50 persen anak para alkoholik berisiko menderita nasib serupa dengan orangtuanya. Sebesar 50 persennya lagi akan ditentukan oleh lingkungan. Ini disebabkan sejumlah gen pada orangtua menurun ke anak, sejenis gen ketergantungan.

2. Kanker Payudara
Penyebabnya memang masih misteri, namun ilmuwan sudah menemukan bahwa terjadi mutasi sejumlah gen seperti BRCA1 dan BRCA2 adalah pemicunya. Perempuan yang mewarisi mutasi gen ini akan menderita kanker payudara. Sedangkan kaum lelakinya akan mengalami risiko kanker prostat.

3. Buta Warna
Sebanyak 10 juta lelaki AS tak bisa membedakan mana merah dan hijau. Gangguan pengelihatan ini memang lebih banyak diderita Kaum Adam. Mengapa? Sebab gen reseptor warna hijau dan merah berada di posisi dekat kromosom X.

4. Kekerasan
Mengerikan juga jika seorang ayah yang suka melakukan kekerasan akan menurun pada anaknya. Perilaku agresif anak lelaki biasanya diturunkan dari gen ayahnya. Bukan hanya kebiasaan melakukan kekerasan, melainkan juga perilaku antisosial dan suka mencuri. Gen suka mencuri ini lebih banyak bekerja pada perempuan.

5.Obesitas

Kegemukan tak selamanya akibat lingkungan. Banyak kasus dimana orang memangvsulit menahan nafsu makannya. Ini disebabkan ada gen yang membuat fungsi penahan nafsu makan tidak bekerja dengan baik. Dan gen ini menurun. jadi jangan heran jika menjumpai satu keluarga yang bertubuh gemuk semua.

6. Penyakit Jantung
Jika punya anggota keluarga menderita diabetes atau stroke, bisa dipastikan akan menderita gangguan jantung. Anak dari orang tua penderita gangguan jantung dan peredaran darah akan mewarisi penyakit tersebut. Ditambah lagi pasien gagal jantung juga akan menurunkan penyakit serupa.

7. Saudara Kembar

Ingin memiliki saudara kembar? Periksa dulu apakah ada kembar dalam keluarga kita. Kasus kembar ini dipicu oleh suatu gen yang membuat seorang ibu melepaskan sel telur multipel selama evaluasi. Keturunan kembar ini tidak selalu menurun langsung ke anak-anak, bisa melompat ke cucu atrau sepupu.

8. Jerawat
Anda berjerawat parah? Agak sulit disembuhkan jika memang kedua orangtua kita berjerawat juga. Studi mempelihatkan banyak anak usia sekolah berjerawat juga memiliki riwayat berjerawat pada keluarganya.

9. Tak Doyan Susu
Ada sebagian orang yang tak bisa minum susu hewani dengan kandungan zat laktosa. Memang tubuh mereka tak mampu menoleransi laktosa sama sekali. Untuk bayi, biasanya disediakan susu kedelai dengan kandungan laktosa rendah. Kondisi seperti ini juga bersifat menurun dalam anggota keluarga.

10. Kebotakan
Walau kebotakan dianggap biasa pada kaum lelaki, ternyata hal itu juga dipicu oleh keturunan. Ada gen yang diturunkan oleh salah satu pihak orangtua atau keduanya yang menyebabkan si anak juga menderita kebotakan. Ada juga orang yang menderita kebotakan permanen yang pastinya juga disebabkan oleh satu jenis gen.

http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2626686