titik darah pengabisan Chris John melawan Rocky



Hebat! Meskipun sempat sempoyongan, Chris John berhasil mempertahankan gelar juara kelas bulu WBA setelah menang angka atas Rocky Juarez. Dalam pertarungan yang berlangsung di MGM Grand Arena, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, Sabtu (19/9) atau Minggu pagi WIB, tiga hakim memberikan angka 114-113 116-116 117-111 untuk “The Dragon”.

Dengan demikian, Chris John untuk ke-12 kalinya mampu mengamankan gelarnya dari ancaman lawan, sejak dia merebutnya dari petinju Kolombia, Oscar Leon, di Bali pada 2003. Sementara bagi Juarez, kegagalan ini semakin melengkapi “kutukan”-nya sebagai petinju yang tidak pernah juara karena dari lima kali percobaannya, dia selalu gagal.

Sebelumnya, kedua petinju ini juga pernah bertemu pada 28 Februari lalu di Houston, Texas, AS. Namun, duel itu berakhir imbang karena ketiga hakim memberikan poin yang sama, 114-114. Karena itu, Golden Boy Promotion yang berada di belakang kubu Chris John merancang pertarungan ulang ini.

Meskipun tampil dengan minim dukungan karena tempat pertarungan dipadati penonton tuan rumah, Chris John tampak tenang. Dia tampil sangat hati-hati dan berusaha agar Juarez tak bisa melepaskan hook-nya yang keras. Taktik ini cukup berhasil karena meskipun agresif, Juarez tak mampu memasukkan pukulannya dengan telak. Pasalnya, ketika mendekat Chris John langsung melakukan clinch.

Di ronde kedua, Chris John berusaha mendikte lawan. Dia menjaga jarak sehingga bisa melepaskan jab dan straight. Sementara itu, Juarez kesulitan memperoleh jarak pukul yang ideal.

Merasa kesulitan di dua ronde awal, Juarez langsung mengambil inisiatif menyerang ketika bel ronde ketiga berbunyi. Namun, hal tersebut tak membuat Chris John terpengaruh. “The Dragon” tetap konsisten dengan taktik dan strategi bermain jarak jauh sehingga dia justru memperoleh keuntungan karena menjelang akhir ronde ini, Chris John mampu melepaskan hook kanan yang mendarat telak di wajah Juarez.

Seperti pada ronde-ronde sebelumnya, Chris John tetap memanfaatkan keunggulan jangkauan. Jab dan straight-nya kerab menghujam wajah Juarez meskipun lawan yang mendapat dukungan suporter juga bisa melepaskan hook yang cukup telak mendarat di wajahnya.

Pada ronde 10, sebuah jab Juarez ke rahang sempat membuat kepala Chris John goyang, tetapi situasi ini tak terlalu mengkhawatirkan karena Chris John masih bisa mengatasi keadaan. Sebelum Juarez melancarkan serangan lanjutan, Chris John lebih dulu melakukan clinch.

Namun, di dua ronde terakhir, Juarez yang merasa kehilangan banyak angka berusaha bangkit. Agresivitasnya membuat Chris John yang sudah kehabisan stamina sangat kesulitan untuk menghindar. Terpaksa, clinch tetap menjadi satu-satunya senjata ampuh.

Puncaknya terjadi pada ronde ke-12 karena Chris John sempoyongan ketika mendapat sebuah upper-cut dari Juarez. Beruntung, “The Dragon” bisa mengatasi keadaan karena dengan tenaga tersisa dia bertahan sampai bel tanda pertarungan usai berbunyi. Chris John pun selamat dari serangan Juarez, dan dia dinyatakan menang angka dalam duel melelahkan sepanjang 12 ronde tersebut.

Dengan kemenangan ini, Chris John menambah rekor bertarungnya menjadi 45-43-2 (22 KO). Sementara itu, rekor Juarez yang merupakan peraih medali perak Olimpiade Sydney 2000 menjadi 29-5-1 (20 KO).

sumber: kompas

About Kureka

http://www.keymochi.com

Posted on 21 September 2009, in News, Sports. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: