Mengapa Pria Lebih Sedikit Bicara Daripada Wanita


Apa yang Anda perhatikan ketika pria dan wanita sedang berkomunikasi atau mungkin bertengkar? Jika mau dibandingkan, pria akan lebih jarang berbicara, lebih banyak mendengarkan dan diam dibanding wanita. Mengapa ya?

Selain karena memang sifat pria itu yang demikian, para pria mengaku lebih jarang berbicara karena mereka didominasi oleh wanita. Pria menjadi jarang berbicara karena tidak diberi kesempatan berbicara.

Tidak ada yang mengalahkan wanita dalam urusan berbicara. Wanita adalah komunikator yang baik, apalagi ketika mereka berkomunikasi dengan sesama wanita.

Tidak heran jika wanita merasa pria bukanlah teman berkomunikasi yang enak karena makhluk yang bernama pria memang tidak dapat disamakan dengan wanita. Bahkan 1 dari 5 wanita mengaku bahwa mereka bertengkar dengan pria karena pria dianggapnya tidak pandai berkomunikasi.

Wanita menggunakan perasaannya ketika berbicara. Dari perasaan itu bisa keluar ribuan bahasa yang digunakan wanita untuk mengungkapkan apa yang ada dalam pikirannya.

Berbeda dengan wanita, pria lebih banyak bertindak dan melakukan sesuatu daripada banyak berbicara. Pria merasa lebih nyaman dengan tindakan daripada perasaan.

Dikutip dari Huffingtonpost, Jumat (21/8/2009), seorang pria mengilustrasikan hidupnya sebagai daftar tugas. “Bagi saya, hidup adalah kegiatan membuat checklist untuk tugas-tugas yang harus dilakukan, tanpa perlu banyak berkata-kata,” ucapnya.

Dalam sebuah buku yang berjudul Men are from Mars, Women are from Venus, John Gray, sang pengarang buku itu mengatakan bahwa pria dan wanita berasal dari planet yang berbeda dan memiliki teknik berkomunikasi yang berbeda.

Salah satu teori yang dikemukakan John Gray mengatakan bahwa wanita sering mengeluh dan membicarakan masalahnya karena mereka ingin didengarkan dan diberi perhatian, bukan untuk diberi saran. Tapi pria justru sebaliknya, mereka menceritakan masalah untuk diberi solusi.

Perbedaan lainnya yang ditulis John dalam bukunya itu adalah bagaimana cara pria dan wanita menghadapi suatu situasi, terutama tekanan.

Menurut John, jika pria sedang dalam masalah, ia akan cenderung menarik diri atau dalam bahasanya yaitu ‘masuk ke dalam gua persembunyiannya’, berbeda dengan wanita yang akan lebih banyak berbicara ketika sedang dalam masalah.

Ketika pria melakukan itu, wanita justru merasa heran dan menganggap ia harus berbuat sesuatu untuk mengatasinya, padahal ia tidak tahu bahwa apa yang akan dilakukannya hanya akan menjadi masalah. Pria hanya butuh ketenangan untuk mengatasi masalah.

Wanita dan pria memang memiliki caranya masing-masing dalam berkomunikasi. Mengertilah Namun tak perlu menjadikannya masalah, bukankah hidup lebih indah karena ada perbedaan?

About Kureka

http://www.keymochi.com

Posted on 21 August 2009, in Health. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: